Selasa, 06 Juni 2017

Bahasa Inggris 2 "Menerjemahkan"

No.
Teks Bahasa Sumber
Translate Google
Teks Bahasa Target
1.
I’ve set and met my career goals and I’m having tremendous professional success.
Saya telah menetapkan dan memenuhi tujuan karir saya dan saya memiliki kesuksesan profesional yang luar biasa.
Saya sudah merencanakan dan menetapkan tujuan karir saya dan saya memiliki kesuksesan yang luar biasa.
2.
But it’s cost me my personal and family life.
Tapi itu mengorbankan nyawa pribadi dan keluarga saya.
Tetapi itu mengorbankan diri saya dan keluarga saya.
3.
I don’t know my wife and children any more.
Saya tidak lagi mengenal istri dan anak-anak saya.
Saya tidak lagi mengenal istri dan anak-anak saya.
4.
I’m not even sure I know myself and what’s really important to me.
Aku bahkan tidak yakin aku mengenal diriku sendiri dan apa yang sangat penting bagiku.
Saya bahkan tidak yakin saya mengenal diri saya sendiri dan apa yang sangat penting bagi diri saya.
5.
I’ve had to ask myself is it worth it?
Aku harus bertanya pada diri sendiri apakah itu layak?
Saya harus bertanya kepada diri saya sendiri apakah itu layak?
6.
I’ve started a new diet for the fifth time this year.
Saya sudah memulai diet baru untuk kelima kalinya tahun ini.
Saya sudah memulai diet baru untuk yang kelima kalinya tahun ini.
7.
I know I’m overweight, and I really want to change.
Saya tahu saya kelebihan berat badan, dan saya sangat ingin berubah.
Saya tahu saya kelebihan berat badan, dan saya benar-benar ingin berubah.
8.
I read all the new information, I set goals, I get myself all psyched up with a positive mental attitude and tell myself I can do it.
Saya membaca semua informasi baru, saya menetapkan tujuan, membuat diri saya semua bersemangat dengan sikap mental positif dan mengatakan pada diri sendiri bahwa saya dapat melakukannya.
Saya membaca semua informasi baru, saya menetapkan tujuan, saya membuat diri saya lebih bersemangat dengan sikap mental yang positif dan mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya dapat melakukannya.
9.
But I don’t.
Tapi aku tidak.
Tetapi saya tidak bisa.
10.
After a few weeks, I fizzle.
Setelah beberapa minggu, saya gagal.
Setelah beberapa minggu, saya gagal.
11.
I just can’t seem to keep a promise I make to myself.
Saya sepertinya tidak bisa menepati janji yang saya buat sendiri.
Saya hanya tidak bisa menepati janji yang saya buat sendiri.
12.
I’ve taken course after course on affective management training.
Saya mengikuti kursus pelatihan manajemen afektif.
Saya mengikuti kursus pelatihan manajemen afektif.
13.
I expect a lot out of my employees and I work hard to be friendly toward them and to treat them right.
Saya berharap banyak dari karyawan saya dan saya bekerja keras untuk bersikap ramah terhadap mereka dan memperlakukan mereka dengan benar.
Saya berharap banyak dari karyawan saya dan saya bekerja keras untuk bersikap ramah terhadap mereka dan memperlakukan mereka dengan benar.
14.
But I don’t feel any loyalty from them.
Tapi aku tidak merasakan kesetiaan dari mereka.
Tetapi saya tidak merasakan royalitas mereka.
15.
I think if I were home sick for a day, they’d speed most of their time gabbing at the water fountain.
Saya pikir jika saya berada di rumah sakit selama sehari, mereka akan mempercepat sebagian besar waktu mereka untuk mengoleskan air mancur.
Saya pikir jika saya berada di rumah sakit, mereka akan menghabiskan waktu mereka untuk mengobrol di air mancur.
16.
Why can’t I train them to be independent and responsible or find employees who can do?
Mengapa saya tidak bisa melatih mereka untuk mandiri dan bertanggung jawab atau menemukan karyawan yang dapat melakukannya?
Mengapa saya tidak bisa melatih mereka untuk mandiri dan bertanggung jawab atau menemukan karyawan yang bisa melakukannya?


Selasa, 14 Maret 2017

Bahasa Inggris 2 "When And If Sentence"

Nama    : Felicia Dian Kusuma Dewi
NPM      : 12216772
Kelas     : 1EA17
Matkul  : Bahasa Inggris 2

UNIT 9 Exercises 9.1

1.       Before you leave, don’t forget to shut the windows.
2.       I call you as soon as I arrive in Tokyo.
3.       Please don’t touch anything before the police come.
4.       Everyone will very suprised if he passes the exam.
5.       When you see Brian again, you will won’t recognizehim.
6.       We won’t dinner until Karen arrives.
7.       Will you be lonely without me while I amaway?
8.       If I need any help, I will askyou.
9.       Come on! Hurry up! Ann will be annoyed if we are late.


UNIT 9 Exercises 9.2

1.       I’ll find somewhere to live. Then I’ll give you my address.
I’ll give you my address when I find somewhere to live.
2.       It’s going to start raining. Let’s go out before that.
Let’s  go out before it starts raining.
3.       I’m going to do the shopping. Then I’ll come straight home.
I’ll come straight home after I do the shopping.
4.       You’ll be in Washington next month. You must come and see me then.
You must come and see me when you’re in Washington next month.
5.       I’m going to finish reading this book. Then I’ll get the dinner ready.
I’ll get the dinner ready when I finish reading this book.
6.       We’ll make our decision. Then we’ll let you know.












Minggu, 13 November 2016

Manusia dan Kebenaran
Pengertian Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens(Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

Pengertian Kebenaran
Kebenaran adalah satu nilai utama di dalam kehidupan human. Sebagai nilai-nilai yang menjadi fungsi rohani manusia. Artinya sifat manusiawi atau martabat kemanusiaan (human dignity) selalu berusaha “memeluk” suatu kebenaran. 

Kaitan Manusia dengan Kebenaran
Kebenaran merupakan nilai utama dalam kehidupan manusia sebagai nilai-nilai yang menjadi fungsi rohani manusia. Artinya sifat manusiawi atau martabat kemanusiaan selalu beursaha memeluk suatu kebenaran.

Contoh Manusia dan Kebenaran
·         Seorang anak jujur kepada orangtuanya ketika ia melakukan kesalahan.
·         Seorang pejabat yang berani jujur dalam pekerjaannya dan tidak melakukan korupsi.


Sabtu, 12 November 2016

Manusia dan Kegelisahan

Pengertian Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens(Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir,  tidak tenang, tidak sabar, cemas. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak.-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya  berjalan  mundar-mandir  dalam  ruang tertentu  sambil  menundukkan  kepala, memandang  jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara, dan  lain-lain.

Kaitan Manusia dengan Kegelisahan
Sebagai manusia kita juga tidak akan lepas dari rasa gelisah, takut, cemas.  Kita sebagai manusia pasti akan merasakan hal-hal tersebut. Kegelisahan sendiri pasti ada dalam setiap diri manusia. Kegelisahan tersebut muncul karena adanya hal yang tidak positif di sekitar kita.

Contoh Manusia dan Kegelisahann
·         Ketika kita menunggu ayah/ibu pulang kerja, tetapi mereka tidak sampai-sampai ke rumah kita akan merasakan kecemasan.
·         Saat ibu sedang berjuang melahirkan adik kita, ayah akan merasakan kecemasan kepada ibu.
·         Pada saat pengumuman kelulusan, kita akan merasakan gelisah karena takut tidak lulus.
·         Seseorang yang tidak biasa menyanyi atau bicara didepan umum, sekonyong-konyong diminta  untuk menyanyi  atau berpidato. maka ia gelisah, gemetar, dan hilang keseimbangan,   sehingga  sulit berbicara  atau menyanyi.


Manusia dan Tanggung Jawab

Pengertian Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens(Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

Pengertian Tanggungjawab
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab,mananggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. 
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksakan tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain.
Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan mengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.



Kaitan Manusia dengan Tanggung Jawab
Manusia tidak akan lepas dari tanggungjawab. Karena setiap perbuatan manusia harus di pertanggungjawabkan. Seperti kepada Tuhan pun kita masih harus bertanggunjawab.

Contoh Manusia dan Tanggung Jawab
·         Kita sebagai manusia harus beribadah karena itu merupakan tanggung jawab kepada Tuhan.
·         Orangtua harus bertanggungjawab kepada anaknya dalam hidup.
·         Kita sebagai mahasiswa bertanggungjawab dalam menyelesaikan tugas-tugas di perkuliahan.
·         Sebagai masyarakat yang baik, kita juga harus bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Manusia dan Keadilan
Pengertian Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens(Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

Pengertian Keadilan
Pengertian Keadilan, Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.
Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal.

Kaitan Manusia dengan Keadilan
Kita sebagai manusia juga harus adil terhadap sesama. Keadilan tidak akan tercipta tanpa adanya manusia yang mempunya pola pikir yang baik.

Contoh Manusia dan Keadilan
Seorang pedagang harus berlaku adil, ia harus seimbang dalam menimbang barang dagangannya karena bila ia dapat menyeimbangkan timbangannya, maka ia tergolong dalam orang yang adil. Apabila ia mau berusaha untuk jujur, untuk berlaku adil, dengan membuat timbangannya seimbang, maka ia akan mendapat hasil yang baik dan pembeli tidak akan merasa dirugikan.
Manusia dan Penderitaan
Pengertian Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens(Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

Pengertian Penderitaan
Penderitaan adalah bahasa yang sering kita dengar. Penderitaan berasal  dari kata derita.Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. penderitaan bisa bersifat lahir dan bersifat batin. Setiap manusia memiliki penderitaan yang berbeda –beda. Manusia dikatakan menderita apa bila dia memiliki masalah, depresi karena tekanan hidup, dan lain lain.
   Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat.  Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.

Kaitan Manusia dengan Penderitaan
Setiap manusia akan merasakan penderitaan, penderitaan yang ringan maupun yang berat. Tetapi penderitaan yang dialami setiap manusia juga akan berbeda-beda. Karena manusia juga akan merasakan sakit dan sakit tersebut juga termasuk dalam penderitaan.

Contoh Manusia dan Penderitaan
·         Ketika seseorang mengalami putus cinta, ia akan mengalami penderitaan seperti sedih, berduka dan yang lainnya.
·         Seorang suami yang ditinggal mati oleh istrinya juga akan mengalami penderitaan, ia akan merasakan kehilangan yang mendalam. Terlebih ia harus mengurus anak-anaknya seorang diri.
·         Saat kita merasakan sakit yang parah kita akan merasakan penderitaan dalam melawan sakit tersebut.